Domain Appraisals (1): Seperti Menafsirkan Harga Lukisan
Sebuah pertanyaan yang sering diajukan ketika akan membeli domain adalah: “Berapa sih nilai jual yang pantas untuk domain ini?”. Orang-orang menyebutnya Domain Appraisals. Ketidaksanggupan menafsirkan harga domain ini sampai memunculkan bisnis baru. Ya, ada situs yang menyediakan jasa untuk Domain Appraisals, jadi kalau Anda ingin mengetahui tafsiran harga, Anda harus membayar sejumlah uang tertentu. Not recommended deh!
Saya sering menganalogikan menafsirkan harga domain itu seperti menafsirkan harga sebuah lukisan. Persamaannya ada pada: Yang bagus belum tentu mahal, yang mahal belum tentu bagus (subyektif). Memang tidak persis sekali, tapi kurang lebih miriplah. Ok, sebagai contoh coba lihat gambar lukisan di bawah ini:

Mana lukisan yang paling mahal?
Dari 6 gambar tersebut (A-F), coba urutkan dari yang paling bagus ke yang paling jelek menurut Anda, dalam persepsi kita, yang bagus seharusnya dinilai lebih mahal dari pada yang jelek, kan? Ok, coba urutkan sekarang, jangan mengintip, setelah ini akan saya berikan fakta-faktanya
Sudah? Cocokkan dengan jawaban saya.
- Lukisan dari yang paling bagus ke yang paling jelek: E – D – B – C – A – F
Sama? Kalau iya berarti Anda memiliki selera yang sama dengan saya. Namun nyatanya, harga lukisan-lukisan tersebut bisa jungkir balik dari urutan yang saya berikan di atas. Biar ga penasaran, ini dia urutan lukisan di atas berdasarkan harganya:
(F) “No. 5, 1948” karya Jackson Pollock – $150.6 juta US
(A) “Woman III” karya Willem de Kooning – $147.9 juta US
(D) “Portrait of Adele Bloch-Bauer I” karya Gustav Klimt – $144.2 juta US
(B) “Portrait of Dr. Gachet” karya Vincent van Gogh – $138.4 juta US
(E) “Bal du moulin de la Galette” karya Pierre-Auguste Renoir – $131.0 juta US
(C) “Garçon à la pipe” karya Pablo Picasso – $119.4 juta US
Bagaimana? Enam lukisan di atas adalah 6 lukisan yang paling mahal di dunia sampai tulisan ini dibuat. Menyangka ngga kalau lukisan (F) adalah yang paling mahal? Kalau ke Pasar Seni Sukawati di Gianyar Bali banyak tuh nemu yang seperti itu. Murah-murah pula
Lalu bagaimana dengan nama domain? Tunggu lukisan… eh… tulisan saya selanjutnya…
*images taken from Wikipedia.org*




kayaknya, kurator domain bakal jadi profesi terpandang!
yang penting dikerjakan dengan halal semua profesi akan menjadi baik
aku jd pingin jadi tukang parkir lagi neh
jiahahaha, selera ga sama persis. tapi mungkin sama2 ga bisa beli
Ada yg ingin saya tanyakan,kemana atau siapa kurator asing yang dapat mengecek keaslian lukisan karya Renoir?thank you