≡ Menu

Melawan SOPA dan PIPA

Dunia internet dihebohkan dengan aksi blackout Wikipedia untuk menentang SOPA (Stop Online Piracy Act) dan PIPA (PROTECT IP Act) yang ditakuti akan membatasi aktivitas di internet. Aksi ini pun “menyadarkan” banyak pengguna internet bahwa jika Undang-undang ini diberlakukan, bisa saja kebebasan mereka akan terancam. Setiap orang sewaktu-waktu bisa dituntut ke pengadilan.

Belum tahu tentang SOPA dan PIPA? Simak video Youtube berikut:

VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
{ 0 comments }

Memulung Nama Domain di JustDropped

Bingung mencari nama domain? Setiap harinya ada ribuan, bahkan jutaan domain yang drop sehingga dapat didaftarkan kembali oleh siapa saja. Asiknya, nama domain tersebut bisa saja nama domain yang bagus-bagus, memiliki rangking alexa, dan kalau beruntung mendapatkan domain dengan page rank Google! Saya suka menyebutnya dengan istilah “Memulung nama domain;)

Tempat favorit saya untuk memulung nama domain adalah di JustDropped.com. Di sana kita dapat mencari dengan menggunakan saringan yang ada seperti misalnya ingin nama domain dengan kata tertentu, jumlah karakternya, ekstensinya, tersedia dalam jangka waktu tertentu, dll…

Sekedar informasi, domain tukangparkir.com adalah hasil saya memulung di JustDropped lho. Hehe…

VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
{ 2 comments }

Domain Hack: Seni di Balik Sebuah Nama Domain

Sudah pernah mendengar istilah Domain Hack? Lengkapnya sih Domain Name Hack. Ini bukan tentang bagaimana cara membobol nama domain lho… bukaaaan… ini tentang seni. Seni di balik sebuah nama domain! ;)

Domain Hack adalah sebuah nama domain yang bila digabungkan atau dibaca dengan ekstensinya akan membentuk sebuah kata.

Contoh yang pas adalah del.icio.us dan blo.gs. Namun bisa juga digunakan untuk membentuk sebuah nama seperti Matt Mullenweg, pendiri WordPress, dengan domain ma.tt. Google pun tak mau ketinggalan dengan pemendek URL-nya goo.gl. Domain Hack tidak melulu menggunakan bahasa Inggris. Bahasa lokal pun tak mau ketinggalan, salah satunya domain kro.co yang berarti “siput kecil” dalam bahasa Indonesia.

Nah, tertarik bermain-main dengan domain hack?

VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 10.0/10 (1 vote cast)
{ 1 comment }

Domain .CO Go Public!

Sejak tanggal 20 Juli kemarin, domain .CO mulai go public. Artinya siapa saja sudah bisa mendaftarkan domain itu. Karena tergolong baru, maka tentu akan banya nama yang masih tersedia. Domain .CO ini menurut saya sangat strategis. Alternatif terbaik untuk .COM di masa depan, meski harganya masih tergolong mahal ($29.99 per tahun). Domain .CO bisa diartikan Company, Corporation, atau Commerce.

So, tunggu apa lagi… coba deh cek nama favorit kalian. Siapa tahu masih tersedia di domain .CO ;)

Priiittt!!!

VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
{ 1 comment }

Domain Appraisals (2): Menentukan Harga Domain

Maaf kalau tulisan ini harus tertunda 3 bulan (Wow! Waktu cepat sekali berlalu ya?!). Maklumlah, ada kesibukan lain yang harus saya kerjakan, tapi aktivitas parkir jalan terus kok. Hehehe… ;)

Seperti yang sudah saya sampaikan sebelumnya, menentukan harga domain itu seperti menentukan harga lukisan. Kita tidak selalu bisa memprediksi harga dari sebuah gambaran yang kasat mata saja. Masih banyak yang “tak kasat mata” atau faktor X yang memiliki peranan. Mungkin yang umum kita dengar adalah:

  • Asalkan “nama cantik”
  • Musti .COM
  • Harus pendek!
  • Yang penting PR-nya tinggi

Tidak salah, namun tidak selalu. Saya lebih senang menganggap ini sebagai sebuah randomisasi keberuntungan ;) Dan zaman sekarang kita bisa menciptakan keberuntungan lho… Coba perhatikan domain-domain berikut, lalu urutkan dari yang paling mahal ke yang paling murah. Jangan mengintip.

  • cefi.com
  • dietetique.com
  • froc.com
  • holdingcompanies.com
  • iamone.com
  • noggle.com
  • premieradvantage.com
  • punx.com
  • uitnodiging.net
  • ximbo.com

Sudah? Ok… silakan lihat faktanya di bawah ini [click to continue…]

VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 7.0/10 (2 votes cast)
{ 0 comments }

Sebuah pertanyaan yang sering diajukan ketika akan membeli domain adalah: “Berapa sih nilai jual yang pantas untuk domain ini?”. Orang-orang menyebutnya Domain Appraisals. Ketidaksanggupan menafsirkan harga domain ini sampai memunculkan bisnis baru. Ya, ada situs yang menyediakan jasa untuk Domain Appraisals, jadi kalau Anda ingin mengetahui tafsiran harga, Anda harus membayar sejumlah uang tertentu. Not recommended deh!

Saya sering menganalogikan menafsirkan harga domain itu seperti menafsirkan harga sebuah lukisan. Persamaannya ada pada: Yang bagus belum tentu mahal, yang mahal belum tentu bagus (subyektif). Memang tidak persis sekali, tapi kurang lebih miriplah. Ok, sebagai contoh coba lihat gambar lukisan di bawah ini:

Mana lukisan yang paling mahal?

Dari 6 gambar tersebut (A-F), coba urutkan dari yang paling bagus ke yang paling jelek menurut Anda, dalam persepsi kita, yang bagus seharusnya dinilai lebih mahal dari pada yang jelek, kan? Ok, coba urutkan sekarang, jangan mengintip, setelah ini akan saya berikan fakta-faktanya :) [click to continue…]

VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 10.0/10 (2 votes cast)
{ 8 comments }

Ketika Domain Kelas 2 Menggeser .COM

Dari kebanyakan tips memilih nama domain yang tersebar di internet, seperti juga yang pernah saya tulis di postingan sebelumnya, kebanyakan menyarankan untuk memilih ekstensi .COM untuk nama domain. Mungkin perlu saya tambahkan, itu lebih cocok ditujukan untuk para tukang parkir domain (walau pun ekstensi lain juga punya nilai tergantung keyword dan faktor lain). Dot COM seolah-olah sudah ditasbihkan menjadi domain kelas 1, yang lain kelas 2 -atau mungkin juga kelas 3 dst.

Namun bila Anda ingin memilih nama domain untuk sebuah situs yang dikembangkan, menurut saya tidak masalah memilih ekstensi yang lain. Banyak kok kita lihat domain kelas 2 yang bisa menggeser .COM. Lihat saja BoingBoing.NET, Kaskus.US (domain .US yang paling sukses!), Wikipedia.ORG, Neurology.ORG, Gigle.WS dan masih banyak lagi yang lain. So, klo mau ngambangin, ga usa takut ekstensi domain. Ikutin saja insting Anda! :)

VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 7.0/10 (2 votes cast)
{ 6 comments }

Membeli Nama Domain = 10% Teori + 90% Insting!

Menurut saya, membeli nama domain itu hanya 10% menggunakan teori-teori yang ada, 90% sisanya insting! Bisa saja kita berpegang pada “Tips Memilih Nama Domain“, namun nyatanya banyak domain yang “di luar akal sehat” justru memiliki nilai yang tinggi. Karena itu, yang musti di asah adalah “insting”.

Bisa jadi kita harus menampatkan insting ini di atas tip-tip yang lain. Ketika ketika melihat sebuah domain, kemudian ada rasa “sreg”, ya sudah… beli saja. Toh harganya cukup murah (apalagi dengan menggunakan coupon code). Ingat, nama domain itu seperti sebuah investasi.

Domain apa yang Anda beli hari ini?

VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 10.0/10 (1 vote cast)
{ 0 comments }

Tips Mengikuti “Domain Auctions” di SEDO

Di SEDO ada yang namanya “Activity Index“, itu menunjukkan seberapa aktif kita melakukan transaksi di SEDO. Percaya atau tidak, activity index atau sebut saja AI ini mempengaruhi harga domain yang kita jual lho. Orang tentu akan ragu membeli domain dengan harga yang tinggi kalau AI-nya masih rendah. Apalagi kosong. Ada beberapa cara untuk mendapatkan point AI, salah satunya dengan mengikuti domain auctions atau lelang domain. Nah, ini sedikit tips untuk mengikuti lelang domain di SEDO. Mungkin tidak spesifik untuk SEDO, karena di beberapa lelang domain seperti GoDaddy hal ini juga berlaku.

Simpel saja: Setelah melihat sebuah domain, tentukan target atau tafsiran harga domain yang bisa kita eksekusi. Pegang teguh harga tersebut. Jangan mudah terpancing lelangan yang lebih mahal. Karena sering kali lelang tersebut “seolah-olah” adalah permainan untuk mendongkrak harga domain.

Kalau memang harganya melambung tinggi dari harga yang berani kita bayar, tinggalkan saja. Masih banyak domain lain yang lebih murah yang bisa kita beli sekaligus mendongkrak AI kita.

Priiittt!!!

VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 10.0/10 (1 vote cast)
{ 3 comments }

Salam Kedua…

Waktu begitu cepat berlalu ya. Tanpa terasa sudah setahun lamanya sejak saya mencoba menampilkan Tukang Parkir lewat “Salam Pertama…” tanggal 8 Maret 2009 lalu (baru nyadar). Dan yang bikin malu adalah dalam kurun waktu itu saya cuma posting 10 tulisan! Ugh…

Makanya saya belum berani untuk mengoptimalisasi Tukang Parkir. Takutnya pengunjung kecewa karena blog ini sebelumnya jarang diupdate. Meski begitu, saya masih melihat adanya lalu lintas yang keluar masuk blog ini dari mesin pencari. Saya cuma bisa bilang terima kasih sudah mampir. Apalagi ada yang sempat kasih komentar.

Mudah-mudahan di tahun kudua ini saya tambah sering mengupdate situs ini. Ok, mau markir dulu…

Priiittt!!!

VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
{ 0 comments }