Sejak tanggal 20 Juli kemarin, domain .CO mulai go public. Artinya siapa saja sudah bisa mendaftarkan domain itu. Karena tergolong baru, maka tentu akan banya nama yang masih tersedia. Domain .CO ini menurut saya sangat strategis. Alternatif terbaik untuk .COM di masa depan, meski harganya masih tergolong mahal ($29.99 per tahun). Domain .CO bisa diartikan Company, Corporation, atau Commerce.
So, tunggu apa lagi… coba deh cek nama favorit kalian. Siapa tahu masih tersedia di domain .CO
Priiittt!!!
VN:F [1.9.3_1094]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
Maaf kalau tulisan ini harus tertunda 3 bulan (Wow! Waktu cepat sekali berlalu ya?!). Maklumlah, ada kesibukan lain yang harus saya kerjakan, tapi aktivitas parkir jalan terus kok. Hehehe…
Seperti yang sudah saya sampaikan sebelumnya, menentukan harga domain itu seperti menentukan harga lukisan. Kita tidak selalu bisa memprediksi harga dari sebuah gambaran yang kasat mata saja. Masih banyak yang “tak kasat mata” atau faktor X yang memiliki peranan. Mungkin yang umum kita dengar adalah:
- Asalkan “nama cantik”
- Musti .COM
- Harus pendek!
- Yang penting PR-nya tinggi
Tidak salah, namun tidak selalu. Saya lebih senang menganggap ini sebagai sebuah randomisasi keberuntungan
Dan zaman sekarang kita bisa menciptakan keberuntungan lho… Coba perhatikan domain-domain berikut, lalu urutkan dari yang paling mahal ke yang paling murah. Jangan mengintip.
- cefi.com
- dietetique.com
- froc.com
- holdingcompanies.com
- iamone.com
- noggle.com
- premieradvantage.com
- punx.com
- uitnodiging.net
- ximbo.com
Sudah? Ok… silakan lihat faktanya di bawah ini read more…
VN:F [1.9.3_1094]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
Sebuah pertanyaan yang sering diajukan ketika akan membeli domain adalah: “Berapa sih nilai jual yang pantas untuk domain ini?”. Orang-orang menyebutnya Domain Appraisals. Ketidaksanggupan menafsirkan harga domain ini sampai memunculkan bisnis baru. Ya, ada situs yang menyediakan jasa untuk Domain Appraisals, jadi kalau Anda ingin mengetahui tafsiran harga, Anda harus membayar sejumlah uang tertentu. Not recommended deh!
Saya sering menganalogikan menafsirkan harga domain itu seperti menafsirkan harga sebuah lukisan. Persamaannya ada pada: Yang bagus belum tentu mahal, yang mahal belum tentu bagus (subyektif). Memang tidak persis sekali, tapi kurang lebih miriplah. Ok, sebagai contoh coba lihat gambar lukisan di bawah ini:

Mana lukisan yang paling mahal?
Dari 6 gambar tersebut (A-F), coba urutkan dari yang paling bagus ke yang paling jelek menurut Anda, dalam persepsi kita, yang bagus seharusnya dinilai lebih mahal dari pada yang jelek, kan? Ok, coba urutkan sekarang, jangan mengintip, setelah ini akan saya berikan fakta-faktanya
read more…
VN:F [1.9.3_1094]
Rating: 10.0/10 (1 vote cast)
Dari kebanyakan tips memilih nama domain yang tersebar di internet, seperti juga yang pernah saya tulis di postingan sebelumnya, kebanyakan menyarankan untuk memilih ekstensi .COM untuk nama domain. Mungkin perlu saya tambahkan, itu lebih cocok ditujukan untuk para tukang parkir domain (walau pun ekstensi lain juga punya nilai tergantung keyword dan faktor lain). Dot COM seolah-olah sudah ditasbihkan menjadi domain kelas 1, yang lain kelas 2 -atau mungkin juga kelas 3 dst.
Namun bila Anda ingin memilih nama domain untuk sebuah situs yang dikembangkan, menurut saya tidak masalah memilih ekstensi yang lain. Banyak kok kita lihat domain kelas 2 yang bisa menggeser .COM. Lihat saja BoingBoing.NET, Kaskus.US (domain .US yang paling sukses!), Wikipedia.ORG, Neurology.ORG, Gigle.WS dan masih banyak lagi yang lain. So, klo mau ngambangin, ga usa takut ekstensi domain. Ikutin saja insting Anda!
VN:F [1.9.3_1094]
Rating: 8.0/10 (1 vote cast)
Menurut saya, membeli nama domain itu hanya 10% menggunakan teori-teori yang ada, 90% sisanya insting! Bisa saja kita berpegang pada “Tips Memilih Nama Domain“, namun nyatanya banyak domain yang “di luar akal sehat” justru memiliki nilai yang tinggi. Karena itu, yang musti di asah adalah “insting”.
Bisa jadi kita harus menampatkan insting ini di atas tip-tip yang lain. Ketika ketika melihat sebuah domain, kemudian ada rasa “sreg”, ya sudah… beli saja. Toh harganya cukup murah (apalagi dengan menggunakan coupon code). Ingat, nama domain itu seperti sebuah investasi.
Domain apa yang Anda beli hari ini?
VN:F [1.9.3_1094]
Rating: 10.0/10 (1 vote cast)
Di SEDO ada yang namanya “Activity Index“, itu menunjukkan seberapa aktif kita melakukan transaksi di SEDO. Percaya atau tidak, activity index atau sebut saja AI ini mempengaruhi harga domain yang kita jual lho. Orang tentu akan ragu membeli domain dengan harga yang tinggi kalau AI-nya masih rendah. Apalagi kosong. Ada beberapa cara untuk mendapatkan point AI, salah satunya dengan mengikuti domain auctions atau lelang domain. Nah, ini sedikit tips untuk mengikuti lelang domain di SEDO. Mungkin tidak spesifik untuk SEDO, karena di beberapa lelang domain seperti GoDaddy hal ini juga berlaku.
Simpel saja: Setelah melihat sebuah domain, tentukan target atau tafsiran harga domain yang bisa kita eksekusi. Pegang teguh harga tersebut. Jangan mudah terpancing lelangan yang lebih mahal. Karena sering kali lelang tersebut “seolah-olah” adalah permainan untuk mendongkrak harga domain.
Kalau memang harganya melambung tinggi dari harga yang berani kita bayar, tinggalkan saja. Masih banyak domain lain yang lebih murah yang bisa kita beli sekaligus mendongkrak AI kita.
Priiittt!!!
VN:F [1.9.3_1094]
Rating: 10.0/10 (1 vote cast)
Waktu begitu cepat berlalu ya. Tanpa terasa sudah setahun lamanya sejak saya mencoba menampilkan Tukang Parkir lewat “Salam Pertama…” tanggal 8 Maret 2009 lalu (baru nyadar). Dan yang bikin malu adalah dalam kurun waktu itu saya cuma posting 10 tulisan! Ugh…
Makanya saya belum berani untuk mengoptimalisasi Tukang Parkir. Takutnya pengunjung kecewa karena blog ini sebelumnya jarang diupdate. Meski begitu, saya masih melihat adanya lalu lintas yang keluar masuk blog ini dari mesin pencari. Saya cuma bisa bilang terima kasih sudah mampir. Apalagi ada yang sempat kasih komentar.
Mudah-mudahan di tahun kudua ini saya tambah sering mengupdate situs ini. Ok, mau markir dulu…
Priiittt!!!
VN:F [1.9.3_1094]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
Seperti janji saya di postingan sebelumnya, kali ini saya akan menampilkan beberapa contoh kasus dalam menghitung biaya menjual domain di SEDO.
(1) Anda menjual domain .Com seharga $2000, domain tersebut Anda parkir dan harganya Anda beri label “Fixed price“. Kemudian Anda juga menggunakan jasa broker dan menggunakan domain transfer servis dari Sedo. Sebelumnya, Anda mempromosikan domain tersebut (domain showcase) di Sedo Inggis (UK) dan Amerika (US).
Maka biaya yang harus Anda keluarkan adalah:
- Sedo Marketplace Sales = 10% x $2000 = $200
- Domain Brokerage Service = 10% x $2000 = $200
- External Domain Transfer Service = 3% x $2000 = $60
- Marketplace Services (Domain showcase) = $39 + $10 = $49
Setelah ditotal akan menjadi $509, sehingga Anda akan mendapat $1491.
(2) Anda menjual domain .Asia seharga $400. Domain tersebut tidak Anda parkir. Anda juga tidak menggunakan jasa broker maupun marketplace services, namun masih menggunakan domain transfer.
Maka biaya yang harus Anda keluarkan adalah:
- Sedo Marketplace Sales = $100 (Jumlah minimal untuk TLD Kategori II)
- External Domain Transfer Service = $100 (Jumlah minimal untuk TLD Kategori II)
Setelah ditotal akan menjadi $200, sehingga Anda akan mendapat $200.
Nah, biaya-biaya ini sebaiknya diperhitungkan di awal sehingga kita bisa menghitung margin dari keuntungan yang bisa kita dapat. Jangan lupa masukkan juga biaya tahunan domain ya. Hehe…
Priiittt!!!
VN:F [1.9.3_1094]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
SEDO adalah salah satu market atau pasar tempat jual beli domain terbesar dan terfavorit dengan database jutaan domain dan sejuta lebih anggota. Hal ini menjadi magnet tersendiri bagi mereka yang ingin terjun sebagai seorang “tukang parkir” domain.
Memang untuk men-submit domain di SEDO tidaklah dikenakan biaya alias gratis. Namun bila terjadi transaksi, akan ada biaya-biaya yang akan dibebankan ke penjual. Nah, untuk itu ada baiknya sebelum mulai jual beli domain di SEDO, kita mengenal terlebih dahulu biaya-biaya yang diperlukan sehingga hal ini dapat kita perhitungkan untuk menentukan harga domain kita. read more…
VN:F [1.9.3_1094]
Rating: 9.0/10 (1 vote cast)
Jual beli domain tentu saja harus akrab dengan transfer nama domain ke Registrar lain. Nah, ada beberapa hal yang harus diketahui kapan sebuah nama domain tidak bisa ditransfer ke Registrar lain:
- Usia Domain Kurang dari 60 hari : Jadi kalau Anda berencana menjual domain, pastikan usia domain tersebut lebih dari 60 hari. Perhitungkan juga waktu promosi dan prose transfer sehingga jangan dibuat terlalu ngepas.
- Nama Domain telah ditransfer kurang dari 60 hari yang lalu : Begitu Anda membeli sebuah domain, setidaknya Anda harus menunggu 60 hari untuk domain tersebut dapat dijual kembali.
- Domain tersebut dalam keadaan Theft Protection/Lock/Suspension : Kalau domain Anda dalam keadaan tersebut di atas, Anda harus membuatnya disable terlebih dahulu untuk dapat ditransfer.
- Domain tersebut dalam masa Redemption Grace Period atau Pending Delete Status
CATATAN:
- Bila Anda ingin mentransfer domain .EU, hanya aturan #4 yang dikenakan. Hal ini disebabkan karena domain .EU tidak mensupport fitur Lock/Suspension. Juga tidak ada 60 hari Registration/Transfer Lock.
Tulisan ini dapat mengalami perubahan sewaktu-waktu. Jangan lupa untuk disimpan/bookmark tulisan ini. Terima kasih!
Source: Check if your Domain Name can be Transferred [URL]
VN:F [1.9.3_1094]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)